Cinta Agung






Assalamualaikum....
Alhamdulillah, syukur ku panjatkan kehadrat ilahi, selawat dan salam buat junjungan mulia nabi kita muhammad salla Allahu alaihi wasallam, keluarga, sahabat, para tabi'e, tabi' tabie, dan semuanya berada dibawah naugan Allah hendaknya...


Tebalkan cinta buat si pembawa cinta..


حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ عُلَيَّةَ عَنْ عَبْدِ الْعَزِيزِ بْنِ صُهَيْبٍ عَنْ أَنَسٍ عَنِ النَّبِىِّ صلى الله عليه وسلم ح وَحَدَّثَنَا آدَمُ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍ قَالَ قَالَ النَّبِىُّ صلى الله عليه وسلم)) لاَ يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى أَكُونَ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنْ وَالِدِهِ وَوَلَدِهِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ ((



Dari Anas radhiallahu anhu , dari Nabi shallallahu alaihi wasalam , bahwasanya beliau shallallahu alaihi wasalam bersabda: "Tidaklah (sempurna) iman salah seorang di antara kalian sehingga aku lebih dicintainya daripada orangtuanya, anaknya dan segenap umat manusia." (Muttafaq Alaih)

Saat ini, di tengah-tengah masyarakat sedang marak berbagai aktivitas yang mengatasnamakan cinta Rasul shallallahu alaihi wasalam .Kecintaan kepada Rasulullah shallallahu alaihi wasalam adalah perintah agama. Tetapi untuk mengekspresikan cinta kepada Rasulullah shallallahu alaihi wasalam tidak boleh kita lakukan menurut selera dan hawa nafsu kita sendiri. Sebab jika cinta Rasul shallallahu alaihi wasalam itu kita ekspresikan secara serampangan tanpa mengindahkan syari'at agama maka bukannya pahala yang kita terima, tetapi malahan menuai dosa.

Kewajiban Cinta Rasul shallallahu alaihi wasalam
Menjadi satu kewajipan dan tanggungjawab setiap dari umat islam untuk mengikat rasa cinta yang tidak berbelah bagi buat junjungan mulia Muhammad shallallahu alaihi wasalam. Yakni kecintaan yang benar-benar melekat di hati yang mengalahkan kecintaan kita terhadap apapun dan siapapun di dunia ini. Bahkan meskipun terhadap orang-orang yang paling dekat dengan kita, seperti anak-anak dan ibu bapak kita. Bahkan cinta Rasul shallallahu alaihi wasalam itu harus pula mengalahkan kecintaan kita terhadap diri kita sendiri.
barangsiapa yang kecintaannya kepada Nabi shallallahu alaihi wasalam belum sampai pada tingkat ini maka belumlah sempurna imannya, dan ia belum bisa merasakan manisnya iman hakiki sebagaimana disebutkan dalam hadits shahih yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim dari Anas radhiallahu anhu , dari Nabi shallallahu alaihi wasalam , beliau bersabda:

"Ada tiga perkara yang bila seseorang memilikinya, niscaya akan merasakan manisnya iman, 'Yaitu, kecintaannya pada Allah dan RasulNya lebih dari cintanya kepada selain keduanya......"

 Tanda-tanda Cinta Rasul shallallahu alaihi wasalam

Cinta Nabi shallallahu alaihi wasalam tidaklah berupa kecenderungan sentimentil dan romantisme pada saat-saat khusus, misalnya dengan peringatan-peringatan tertentu. Cinta itu haruslah benar-benar murni dari lubuk hati seorang mukmin dan senantiasa terpatri di hati. Sebab dengan cinta itulah hatinya menjadi hidup, melahirkan amal shalih dan menahan dirinya dari kejahatan dan dosa.

Cinta sahabat kepada Rasul shallallahu alaihi wasalam

Tengok sahaja cinta para sahabat yang tidak berbelah bagi sehingga sanggup menjadikan badan mereka perisai tatkala perang Uhud. Teringat pada kata-kata para sahabat ketika itu. “andai kamu wafat dalam perperangan ini ya rasulallah, agama ini akan terhenti”

Ketika  perperangan Uhud berlaku, baginda mengalami luka pada muka, bibir , kedua-dua lutut , pipi dan patah giginya ketika terjatuh ke dalam perangkap yang digali oleh Abu Amar Al Rahab. Berita gigi baginda patah sampai ke telingan seorang tabien yang hidup pada zaman itu bernama uwais al-qorni.
Apa tindakan uwais ketika itu?, uwais dengan segera mengambil seketul batu dan mematahkan semua giginya. Uwais berkata : “andai rasulullah merasai satu penderitaan, aku layak merasai kesemuanya”.

Subhana Allah, intai pula sirah ketika rasulullah sallaAllahu alaihi wasalam bertanyakan kepada sahabat.
“duhai para sahabat, adakah aku ada berhutangn dengan mana-mana antara kalian, yang belum aku jelaskan? kerana aku tidak mahu bertemu dengan Allah dalam keadaan berhutang.”

Ukasyah bin Muhsin terus bangkit lalu berkata : ya rasulallah, kamu dahulu penah mencucuk kayu sugi mu di dada ku ya rasulallah.”
Baginda berkata : Ketika mana ya ukasyah.

Ukasyah menjawab : ketika aku sedang solat, dan ketika itu aku duduk kedepan sedikit di saf, lalu kamu mencucuk aku dari belakang dengan kayu sugi mu ya rasulallah. Aku ingin melakukan perkara sedemikian ke pada mu sekarang ini.” Para sahabat pada ketika itu terkejut hatta ada dikalangan sahabat yang begitu marah dengan tindakan Ukasyah itu. Rasulullah cuba menengangkan para sahabat.

Rasulullah sallullahu alaihiwasalam terus melulu kearah Ukasyah : “silakan ya Ukasyah”

Ukasyah melihat rasulullah lalu berkata lagi : sesungguhnya pada ketika butang baju ku terbuka ya rasulullah.”

Mendengar akan perkataan dari Ukasyah itu rasulullah salla Allahu alaihi wasalam membuka butang bajunya.

Dengan segera ukasyah mendakap erat badan rasulullah lalu berkata : “wahai kekasih Allah, tidak sesekali aku ingin menyinggung perasaan mu ya rasulallah, tapi aku berharap di akhirat kelak pelukan dan bau badan mu yang melekat pada ku menjadikan neraka takut untuk memamah badan ku.

Bagaimana Agar Mencintai Nabi shallallahu alaihi wasalam ?

a. Hendaknya kita ingat bahwa Nabi shallallahu alaihi wasalam adalah orang yang paling baik dan paling berjasa kepada kita, bahkan hingga dari orang tua kita sendiri. Beliau lah yang mengeluarkan kita dari kegelapan kepada cahaya, yang menyampaikan agama dan kebaikan kepada kita, yang memperingatkan kita dari kemungkaran. Dan kalau bukan karena rahmat Allah yang mengutus beliau shallallahu alaihi wasalam , tentu kita telah tenggelam dalam kesesatan.

b. Renungkanlah perjalanan hidup Nabi shallallahu alaihi wasalam , jihad dan kesabarannya serta apa yang beliau korbankan demi tegaknya agama ini, dalam menyebarkan tauhid serta memadamkan syirik, sungguh suatu upaya yang tidak bisa dijangkau oleh siapapun.

c. Renungkanlah keagungan akhlak Nabi shallallahu alaihi wasalam , sifat dan sikapnya yang sempurna, rendah hati kepada kaum mukminin dan keras terhadap orang-orang munafik dan musyrikin, pemberani, dermawan dan penyayang. Cukuplah sanjungan Allah atas beliau shallallahu alaihi wasalam :
"Dan sungguh engkau memiliki akhlak yang agung".

d. Mengetahui kedudukan beliau shallallahu alaihi wasalam di sisi Allah Ta'ala. Beliau shallallahu alaihi wasalam adalah orang yang paling mulia di antara segenap umat manusia, penutup para Nabi, yang diistimewakan pada hari Kiamat atas segenap Nabi untuk memberikan syafa'at uzhma (agung), yang memiliki maqam mahmud (kedudukan terpuji), orang yang pertama kali membuka pintu Surga serta berbagai keutamaan beliau lainnya.

Konklusinya, binalah cinta kerana Allah, kerana cinta rasulullah salla Allahu alaihiwasalam yang lahir dari rasa taat dan cinta kepada Allah lebih agung dan pastinya syurga sedang menanti-nanti kalian.

waAllahu a’lam.

2 comments:

mohd iqbal said...

salam ya akhii..hehe..pengisian yang baik..teruskan menulis aa..sebarkan ilmu Allah di medan penulisan juga..insyaAllah

Fahim Ahmad said...

wasalam,

terima kasih atas sokongan yer..

kalu ada salah silap sila tegur, sy budak baru beljar..

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

..:: Jom Kongsi ::..